Tugas dan Fungsi

     Berdasarkan Peraturan Menteri Agama RI Nomor  8 Tahun 2013 tanggal 15 Maret 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Islam negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pasal 30 berbunyi : “Bagian Umum sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 huruf a mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan, kearsipan, pengelolaan barang milik Negara, kerumahtanggaan, dokumentasi dan publikasi”. Pasal 33 berbunyi … Continue reading Tugas dan Fungsi

Pembinaan CS dan Satpam UIN Malang

Bertempat di aula Lt. 3 Gedung Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri maulana Malik Ibrahim Malang, pada hari Selasa tanggal 11 April 2017 dilaksanakan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) CS dan Satpam Universitas Islam Negeri maulana Malik Ibrahim Malang. Pembinaan ASN yang dilaksanakan Bagian Umum tersebut menghadirkan narasumber Bapak Dr. Zainal Habib dari Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Islam Negeri maulana Malik Ibrahim Malang

Dalam pengantarnya, Kepala Bagian Umum Bapak Fathul Qorib, S.Ag menekankan agar CS dan Satpam dapat mengimplementasikan tugas dan fungsi sebaik-baiknya. Jam kerja yang telah ditetapkan sesuai SOP agar diperhatikan, jangan sampai terkesan pelaksanaan tugas tidak maksimal, padahal dalam standar prosedur terdapat tuntutan tugas untuk selalu melakukan pengawasan di lingkungan kerjanya. Dalam kesempatan tersebut juga Kepala Bagian Umum menginformasikan adanya pergeseran tugas koordinator  berdasarkan wilayah dan lingkup kerjanya.

Selaku narasumber Dr. Zainal Habib menyampaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, di antara hasil pemeriksaan tersebut terungkap bahwa terdapat catatan tentang CS dan satpam. Sebagai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan tersebut, pimpinan mengambil langkah-lanh perbaikan system kerja CS dan satpam dan mempertimbangkan adanya reward dalam pelaksanaan tugasnya.

KEBERADAAN CS DAN SATPAM

Keberadaan cleaning service (CS) dan security (Satpam) di sebuah instansi merupan suatu keharusan, tidak jarang dalam sebuah instansi besar bagi sebagian orang kadang tidak merasakan dan menyadari keberadaan mereka, hal ini disebabkan karena ketika mereka hadir/datang, mereka tidak sempat melihat kesibukan CS dan satpam yang mempersiapkan segala fasilitas dan sarana prasarana yang ada di sekeliling mereka.

Di sisi lain bagi CS dan satpam tidak sedikit yang merasa minder/rendah diri dengan profesi yang mereka geluti, sebagian merasa bahwa profesi tersebut merupakan pilihan terakhir bagi mereka sambil menunggu tawaran profesi lain yang dianggap lebih menjanjikan.

Dengan sebutan sebagai petugas lapangan, dalam menjalankan tugasnya CS dan satpam juga melakukan pekerjaanya penuh dengan resiko, CS harus membersihkan dinding-dinding dan kaca-kaca gedung kantor bertingkat yang berada dibagian luar misalnya. Mereka juga tidak mengenal waktu dalam melakukan sebuah pekerjaan, apalagi saat kantor mengadakan suatu kegiatan atau acara. Para cleaning service bahu membahu mempersiapkan peralatan dan perlengkapan sesuai pesanan pimpinan agar acara dapat berjalan dengan baik sesuai rencana. Oleh pimpinannya mereka dituntut bekerja dengan baik, rajin, cepat, telaten dan loyal. Sedangkan satpam bertanggungjawab terhadap keamanan dan ketertiban institusi tempat dimana mereka bekarja, tidak jarang juga mereka mendapatkan giliran tugas malam.

Jasa CS dan satpam dalam sebuah instansi memiliki kontribusi penting untuk organisasi berhasil mencapai tujuannya. Indikator keberhasilan CS bisa dilihat sepintas dari bagaimana keadaan ruangan disetiap sudut kantor, kita bisa menikmati sebuah ruangan apakah itu bersih atau kotor, nyaman atau tidak tergantung bagaimana sentuhan dari para CS ini. Sedangkan indikator keberhasilan satpam adalah  tertib dan lancarnya aktifitas institusi tersebut dengan lingkungan kerja yang aman dan situasi yang kondusif.

MENINGKATKAN KUALITAS KERJA CS DAN SATPAM

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada untuk mencapai tujuan sebuah institusi tidaklah semudah membalik telapak tangan, hal ini merupakan tantangan bagi pimpinan di suatu intitusi agar bagaimana SDM yang dimiliki mampu bekerja maksimal.

SDM yang berkualitas akan dapat tercermin dari pola pikir, kesadaran, kemauan, semangat dan etos kerja yang tinggi. Untuk mewujudkan SDM yang berkualitas akan dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain tingkat pendidikan, pengalaman kerja, semangat kerja, kiat dari individu untuk mau berubah menuju yang lebih baik, manajemen yang diterapkan, pengawasan dan pembinaan yang dilakukan.

Peran pimpinan dalam memberikan semangat dan matovasi kerja bagi karyawannya mempunyai dampak positif bagi peningkatan kualitas kerja CS dan satpam, oleh karena itu kedekatan dan cara komunikasi yang baik antara pimpinan dan karyawannya akan meningkatkan rasa percaya diri serta tanggung jawab terhadap tugasnya.

Di sisi lain pembagian tugas dan tanggung jawabnya harus jelas, hal tersebut harus didukung dengan analisis jabatan bagi CS dan satpam serta Standart Operating Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh pimpinan institusi.

Dengan kasadaran dan etos kerja CS dan satpam yang tinggi, komunikasi pimpinan dan karyawan yang baik serta ditunjang dengan pembagian tugas serta penetapan standar kerja yang tepat maka diharapkan meningkatnya kualitas kerja SC dan satpam di institusi tersebut.

KEWENANGAN PENANDATANGANAN NASKAH DINAS

Penanggungjawab suatu instansi/lembaga adalah pimpinan tertinggi dari instansi tersebut, demikian pula tanggungjawab terhadap naskah dinas yang diterbitkan oleh sebuah instansi/lembaga itu. Akan tetapi setiap struktur di bawahnya mempunyai kewenangan menandatangani beberapa naskah yang melekat pada jabatan strukturnya. Kewenangan yang tidak melekat pada jabatan struktur pada levelnya tersebut dapat saja dilimpahkan kepada pejabat struktural tersebut oleh … Continue reading KEWENANGAN PENANDATANGANAN NASKAH DINAS

Pelantikan Pejabat

TATACARA PELANTIKAN PEJABAT

Pelantikan pejabat merupakan kegiatan yang sering kita temukan dalam instansi pemerintah untuk mengisi posisi jabatan tertentu baik berupa promosi maupun rooling pejabat. Tata cara pelantikan pejabat diseuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku sebagai acuan kita diantaranya UU No. 19 tahun 2010 tentang Protokol dan Peraturan Presiden Nomor 167 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur, Bupati dan Walikota

Berikut susunan acara pelantikan pejabat :

  1. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
  2. Pembacaan Keputusan
  3. Pejabat yang akan dilantik menempati tempat pelantikan
  4. Pengucapan sumpah/janji jabatan dipandu oleh Pejabat yang melantik
  5. Penandatanganan berita acara pengucapan sumpah/janji jabatan
  6. Pemasangan tanda pangkat jabatan dan atau penyematan tanda jabatan dan atau penyerahan Keputusan
  7. Kata-kata pelantikan oleh Pejabat yang melantik
  8. Penandatanganan Pakta Integritas
  9. Sambutan pejabat yang melantik
  10. Pembacaan doa
  11. Penutupan

Adapun denah tempat pelantikan sebagai berikut :

Keterangan :

  1. Lambang Negara
  2. Gambar Presiden
  3. Gambar Wakil Presiden
  4. Bendera Kebangsaan Merah Putih
  5. Bendera instansi
  6. Pejabat yang melantik
  7. Podium
  8. Pejabat yang akan dilantik
  9. Petugas upacara, saksi dan Rohaniawan
  10. Meja Tanda Tangan
  11. Pejabat instansi
  12. Tamu Undangan
  13. Mic

HAB Kemenag ke-71 UIN Maliki Malang

Sejarah singkat HAB Kemenag Kementerian Agama Republik Indonesia (disingkat Kemenag RI, dahulu Departemen Agama Republik Indonesia, disingkat Depag RI) adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan agama. Lahirnya Kementerian Agama merupakan jawaban kongkrit atas tuntutan sejarah bangsa. Dan lebih dari itu hal ini merupakan jaminan atas pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945, terutama sila Ketuhanan … Continue reading HAB Kemenag ke-71 UIN Maliki Malang

PERAN HUMAS DI PERGURUAN TINGGI

PENGERTIAN HUMAS Hubungan masyarakat, atau sering disingkat humas adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/organisasi. Humas merupakan salah satu komponen dalam manajemen yang diperlukan oleh setiap organisasi termasuk perguruan tinggi. Kehadiran humas menjadi salah satu elemen yang sangat menentukan keberlangsungan sebuah organisasi secara positif. Humas atau biasa dikenal … Continue reading PERAN HUMAS DI PERGURUAN TINGGI

TATA NASKAH DINAS UIN MALANG

SURAT MENYURAT Jika dulu melakukan komunikasi adalah hal yang cukup sulit karena memerlukan waktu dan usaha ekstra, maka kini melakukan komunikasi menjadi hal sangat mudah. Kemajuan teknologi dan informasi telah mengantarkan dunia dalam sebuah sistem komunikasi yang modern dan canggih. Kebudayaan manusia telah menciptakan alat komunikasi modern yang mampu memudahkan penyampaian informasi, alat komunikasi yang … Continue reading TATA NASKAH DINAS UIN MALANG

Kebersihan

Garis Besar Prosedur Kondisi lingkungan yang bersih dan nyaman merupakan salah satu penunjang berjalannya proses pelayanan akademik dan kemahasiswaan dengan lancar sehingga dapat menghasilkan hasil kerja dan prestasi yang opotimal. Hal ini merupakan tugas utama bagi urusan kebersihan bersama cleaning service Universitas Islam Negeri Malang yang terjabarkan dalam standar operasional prosedur berikut ini: Presensi kehadiran … Continue reading Kebersihan

Kendaraan

Pelayanan kendaraan sebagai berikut : 1.     Syarat dan Ketentuan a.       Mini Bus 1)     Mengajukan surat permohonan yang mencakup pihak pengguna. penanggungjawab. lama pemakaian. serta tujuan. 2)     Tujuan peminjaman untuk keperluan dinas dan atau kemahasiswaan atau keperluan lain yang berkaitan dengan kegiatan UIN Maliki Malang. 3)     Peminjaman maksimal 3 (Tiga) hari . 4)     Jumlah pengguna disesuaikan … Continue reading Kendaraan