Pembinaan CS dan Satpam UIN Malang

Bertempat di aula Lt. 3 Gedung Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri maulana Malik Ibrahim Malang, pada hari Selasa tanggal 11 April 2017 dilaksanakan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) CS dan Satpam Universitas Islam Negeri maulana Malik Ibrahim Malang. Pembinaan ASN yang dilaksanakan Bagian Umum tersebut menghadirkan narasumber Bapak Dr. Zainal Habib dari Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Islam Negeri maulana Malik Ibrahim Malang

Dalam pengantarnya, Kepala Bagian Umum Bapak Fathul Qorib, S.Ag menekankan agar CS dan Satpam dapat mengimplementasikan tugas dan fungsi sebaik-baiknya. Jam kerja yang telah ditetapkan sesuai SOP agar diperhatikan, jangan sampai terkesan pelaksanaan tugas tidak maksimal, padahal dalam standar prosedur terdapat tuntutan tugas untuk selalu melakukan pengawasan di lingkungan kerjanya. Dalam kesempatan tersebut juga Kepala Bagian Umum menginformasikan adanya pergeseran tugas koordinator  berdasarkan wilayah dan lingkup kerjanya.

Selaku narasumber Dr. Zainal Habib menyampaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, di antara hasil pemeriksaan tersebut terungkap bahwa terdapat catatan tentang CS dan satpam. Sebagai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan tersebut, pimpinan mengambil langkah-lanh perbaikan system kerja CS dan satpam dan mempertimbangkan adanya reward dalam pelaksanaan tugasnya.

KEBERADAAN CS DAN SATPAM

Keberadaan cleaning service (CS) dan security (Satpam) di sebuah instansi merupan suatu keharusan, tidak jarang dalam sebuah instansi besar bagi sebagian orang kadang tidak merasakan dan menyadari keberadaan mereka, hal ini disebabkan karena ketika mereka hadir/datang, mereka tidak sempat melihat kesibukan CS dan satpam yang mempersiapkan segala fasilitas dan sarana prasarana yang ada di sekeliling mereka.

Di sisi lain bagi CS dan satpam tidak sedikit yang merasa minder/rendah diri dengan profesi yang mereka geluti, sebagian merasa bahwa profesi tersebut merupakan pilihan terakhir bagi mereka sambil menunggu tawaran profesi lain yang dianggap lebih menjanjikan.

Dengan sebutan sebagai petugas lapangan, dalam menjalankan tugasnya CS dan satpam juga melakukan pekerjaanya penuh dengan resiko, CS harus membersihkan dinding-dinding dan kaca-kaca gedung kantor bertingkat yang berada dibagian luar misalnya. Mereka juga tidak mengenal waktu dalam melakukan sebuah pekerjaan, apalagi saat kantor mengadakan suatu kegiatan atau acara. Para cleaning service bahu membahu mempersiapkan peralatan dan perlengkapan sesuai pesanan pimpinan agar acara dapat berjalan dengan baik sesuai rencana. Oleh pimpinannya mereka dituntut bekerja dengan baik, rajin, cepat, telaten dan loyal. Sedangkan satpam bertanggungjawab terhadap keamanan dan ketertiban institusi tempat dimana mereka bekarja, tidak jarang juga mereka mendapatkan giliran tugas malam.

Jasa CS dan satpam dalam sebuah instansi memiliki kontribusi penting untuk organisasi berhasil mencapai tujuannya. Indikator keberhasilan CS bisa dilihat sepintas dari bagaimana keadaan ruangan disetiap sudut kantor, kita bisa menikmati sebuah ruangan apakah itu bersih atau kotor, nyaman atau tidak tergantung bagaimana sentuhan dari para CS ini. Sedangkan indikator keberhasilan satpam adalah  tertib dan lancarnya aktifitas institusi tersebut dengan lingkungan kerja yang aman dan situasi yang kondusif.

MENINGKATKAN KUALITAS KERJA CS DAN SATPAM

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada untuk mencapai tujuan sebuah institusi tidaklah semudah membalik telapak tangan, hal ini merupakan tantangan bagi pimpinan di suatu intitusi agar bagaimana SDM yang dimiliki mampu bekerja maksimal.

SDM yang berkualitas akan dapat tercermin dari pola pikir, kesadaran, kemauan, semangat dan etos kerja yang tinggi. Untuk mewujudkan SDM yang berkualitas akan dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain tingkat pendidikan, pengalaman kerja, semangat kerja, kiat dari individu untuk mau berubah menuju yang lebih baik, manajemen yang diterapkan, pengawasan dan pembinaan yang dilakukan.

Peran pimpinan dalam memberikan semangat dan matovasi kerja bagi karyawannya mempunyai dampak positif bagi peningkatan kualitas kerja CS dan satpam, oleh karena itu kedekatan dan cara komunikasi yang baik antara pimpinan dan karyawannya akan meningkatkan rasa percaya diri serta tanggung jawab terhadap tugasnya.

Di sisi lain pembagian tugas dan tanggung jawabnya harus jelas, hal tersebut harus didukung dengan analisis jabatan bagi CS dan satpam serta Standart Operating Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh pimpinan institusi.

Dengan kasadaran dan etos kerja CS dan satpam yang tinggi, komunikasi pimpinan dan karyawan yang baik serta ditunjang dengan pembagian tugas serta penetapan standar kerja yang tepat maka diharapkan meningkatnya kualitas kerja SC dan satpam di institusi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *